Asap Tanah Sumatra

Home / Uncategorized / Asap Tanah Sumatra

Asap Tanah Sumatra

by

Tim Sosial Kemasyarakatan HMT-ITB Kepengurusan 2015/2016

KONDISI KABUT ASAP TERKINI

 

Lokasi yang sama namun kondisinya berbeda. Ya, gambar ke dua di atas adalah kondisi Jembatan Ampera dan Sungai Musi di Provinsi Sumatera Selatan dalam beberapa minggu terakhir. Kondisi pada gambar ke dua merupakan akibat dari kebakaran hutan yang menyebabkan kabut asap yang tebal di hampir seluruh daerah di Sumatera dan Kalimantan. Kebakaran hutan ini disebabkan oleh factor alam seperti kemarau panjang dan hembusan angin El Nino yang membawa temperature panas sehingga mudah mengakibatkan kebakaran. Namun persentase factor alam dalam menyebabkan kebakaran hutan tidak sebesar factor dari manusia sendiri. Kebakaran hutan sangat sensitive dengan perilaku dan kegiatan manusia seperti pembukaan lahan di lahan rawan kebakaran, pembakaran lahan yang tidak terkendali, serta konflik yang berujung pembakaran lahan yangbertujuan untuk mengurangi nilai lahan.

Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, terdapat 85 titik panas atau hotspot yang terpantau di Sumatera meliputi daerah Jambi, Sumatera Selatan, Pekan Baru, Rengat, serta Pelalawan sehingga membuat jarak pandang terbatas. Sedangkan tanggapan dari Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG tentang kabut asap sekarang dipengaruhi oleh siklon tropis selain El Nino yang tidak separah pada 1997 lalu. Bencana yang di prediksi hingga bulan November 2015 ini, cepat menyebar karena terbawa oleh angina hingga ke Daerah Batam dan Singapura.

Kabut asap yang sudah menyelimuti Singapura sejak beberapa hari yang lalu mencapai kondisi terburuk pada kamis malam (24/9/2015). Berdasarkan data dari National Environment Agency ( NEA), Standar indeks polutan (PSI) menembus angka 200-300 PSI yang dikategorikan sebagai udara yang sangat beracun untuk dihirup, padahal PSI maksimal yang boleh dihirup manusia hanya 100 PSI. Pemerintah Singapura memutuskan untuk meliburkan Sekolah dasar dan Sekolah Menengah Pertama untuk mencegah para siswanya yang masih rawan terkena penyakit karna masih muda. Namun untuk Sekolah Menengah Atas, Politeknik, dan Universitas tetap akan beroperasi. Selain itu, perusahaan juga mengalami kewas-wasan untuk tetap memperkerjakan pekerja yang bekerja di lapangan.

RESPON TERHADAP KEBERADAAN KABUT ASAP

                Salah satu organisasi yang serius menanggapi keberadaan kabut asap ini adalah BEM FISIP Se- Sumatera. Atas dasar keprihatinan terhadap problematika Pulau Sumatra, Aktivis Sosial Politik Sumatera mengadakan “PERTEMUAN BEM FISIP se-SUMATERA”. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 7-11 september 2015 ini di ikuti oleh 13 universitas di Sumatera. Mulai dari Universitas Syiah Kuala (Aceh), USU, Unand, hingga Unsri yang berstatus tuan rumah. Dari sekian banyak isu yang di bahas, disimpulkanlah 2 isu utama yang menjadi fokus dari ekskalasi gerakan yang disusun untuk satu tahun ke depan, yakni:

  1. Kebakaran hutan dan lahan, serta keselamatan lingkungan hidup
  2. Komisi kebenaran dan Rekonsiliasi

Selain itu, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam ALIANSI BEM FISIP se-SUMATERA juga mendorong pemerintah untuk ikut bersama-sama menjaga dan memantau kondisi kabut asap yang sudah terlanjur terjadi di sumatera. Melalui “SURAT UNTUK PAK JOKOWI” mereka memohon untuk menuntaskan akar dari bencana ini agar kedepannya tidak ada lagi terjadi kejadian yang sama.

d

e

SOLUSI TERHADAP KABUT ASAP SUMATERA

Upaya pemadaman yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi kebakaran hutan contohnya adalah seperti melakukan water bombing dengan mengerahkan 3 helikopter serta membuat hujan buatan untuk daerah Riau, sementara untuk daerah Sumatera Selatan juga dilakukan hujan buatan dan 2 helikopter untuk water bombing

                Selain melakukan upaya teknis, pemerintah juga telah meberi sanksi kepada perusahaan yang menjadi dalang dari kebakaran hutan. 4 perusahaan yang di beri sanksi adalah:

  1. PT Langgam Inti Hibrindo (Riau) Izin operasi dibekukan
  2. PT Tempirai Palm Resources ( Sumsel) Izin operasi dibekukan
  3. PT Waimusi Agro Indah (Sumsel) Izin operasi dibekukan
  4. PT Hutani Sola Lestari (Riau) Izin usaha dicabut

Dengan pemberian sanksi ini, pemerintah berharap ada efek jera bagi perusahaan yang melakukan pembakaran hutan serta tidak ada lagi terjadi pembakaran hutan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang pada umumnya bergerak pada bidang pulp, kertas, dan sawit ini.

Recent Posts

Leave a Comment

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search

3featured