Gonjang-Ganjing Harga Batubara Domestik Berpengaruh Terhadap Kenaikan Harga Listrik?

Home / Divisi Keprofesian / Gonjang-Ganjing Harga Batubara Domestik Berpengaruh Terhadap Kenaikan Harga Listrik?

Gonjang-Ganjing Harga Batubara Domestik Berpengaruh Terhadap Kenaikan Harga Listrik?

Gonjang-Ganjing Harga Batubara Domestik Berpengaruh Terhadap Kenaikan Harga Listrik?

Dalam beberapa pekan terakhir, berita seputar tarif listrik khusus terkait Polemik Harga Batubara Acuan (HBA) hangat dibicarakan. Perdebatan terjadi antara Pengusaha Batubara dan Perusahan Listrik Negara (PLN). Keduanya tak sepakat, PLN minta batubara untuk kebutuhan listrik nasional dijual dengan kisaran USD60 per ton, sedangkan pengusaha minta harga lebih, USD85 per ton. Tawaran tinggi pengusaha itu berlandaskan Harga Batubara Acuan (HBA) yang sedang berada di atas angin, yaitu USD100,69 per ton.

Menurut YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), konsumen berhak atas tarif listrik yang wajar seperti yang dijaminkan dalam UU ketenagalistrikan. Dalam perspektif konsumen, tarif listrik yang wajar minimal bertumpu pada dua aspek yakni aspek “kemampuan membayar dan kualitas pelayanan operator.”Aspek kemampuan membayar memiliki 2 makna keberpihakan yaitu keberpihakan kepada kemampuan pengguna (masyarakat Indonesia) untuk membayar tarif listrik secara rata-rata serta keberpihakan kepada kepetingan PT PLN. Tarif listrik yang diberikan harus sesuai dengan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) untuk menjamin keberlanjutan operator.

Bagaimana jikalau harga batubara yang mana saat ini sedang melambung tinggi dan perusahaan batubara bersikukuh menjual batubara dengan harga yang lebih tinggi mengikuti harga batubara Internsional? Apakah yang harus dilakukan? Apakah tarif listrik harus dinaikkan juga sehingga bisa mencederai rakyat yang notabenenya saat ini sedang susah? Bahkan disebagian daerah di Indonesia masih banyak yang belum dijangkau oleh listrik karena aksesnya yang sulit dan atau sudah terjangkau namun ekonomi masyarakatnya belum memumpuni untuk membayar sehingga tidak merasakan nikmatnya menggunakan penerangan listrik, terus tiba-tiba harga listrik dinaikan lagi?? Selain itu kenaikan tarif listrik juga akan mempengaruhi harga-harga lainnya yang produksi/kegiatannya berhubungan dengan listrik. Indonesia termasuk produsen terbesar batubara bos, kok masih kesulitan soal listrik sih? Tanya penulis.

Tentu saja diperlukan peran pemerintah yang bijak dalam hal ini. Bagaimana pun hasilnya, tentunya harus memihak pada kepentingan rakyat. Regulasi terkait Domestik Market Obligation (DMO) yang telah diterapkan secara perlahan dengan mengurangi ekspor batubara sehingga menjamin ketersedian batubara domestik. Pemeritah telah menerapkan regulasi tarif listrik di sisi hilir yang bersifat fully regulated tetapi dari sisi hulu sangat dinamis dan liberal. Oleh karena itu dibutuhkan juga regulasi disisi hulu dengan cara memasukkan komoditas batubara DMO kedalam HBA berdasar tarif bawah dan atau tarif batas atas yang tentunnya akan menguntungkan pihak Pengusaha Batubara dan PT PLN khususnya pada saat penurunan dan kenaikan harga batubara yang tinggi.

Sumber

https://www.tambang.co.id/oesman-sapta-harga-batu-bara-domestik-harus-berpihak-pada-rakyat-16748/

https://www.cnbcindonesia.com/news/20180206105253-4-3629/harga-batu-bara-acuan-februari-naik-capai-us–10069-per-ton

 

HMT ITB
HMT ITB
Dibuat untuk memenuhi kebutuhan akan informasi mengenai HMT-ITB baik dari internal HMT-ITB sendiri maupun dari masyarakat luas.
Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search