Peduli Kebakaran Sadakeling – 10 Oktober 2014

Home / Articare (Divisi Sosial Kemasyarakatan) / Peduli Kebakaran Sadakeling – 10 Oktober 2014

Peduli Kebakaran Sadakeling – 10 Oktober 2014

Hari Jumat tanggal 10 Oktober 2014, suasana sholat Jumat di daerah Sadakeling terasa sangat berbeda. Apalagi kalau bukan karena api yang meluluhlantakkan tiga RT di daerah Sadakeling, Gang Wiradisastra, Kelurahan Burangrang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Api yang diduga berasal dari korsleting salah satu rumah warga ini, dengan cepat menyambar rumah-rumah lain karena jarak antar rumah di daerah tersebut cukup berdekatan. Siang itu, kaum laki-laki mayoritas sedang menunaikan ibadah sholat Jumat, sehingga kurang adanya kesigapan untuk segera menangani kejadian ini. Selain itu, pemadam kebakaran yang dikerahkan juga sulit memadamkan Si Jago Merah karena mobil pemadam kebakaran kesulitan untuk mendekati area kebakaran. Akibat kesulitan tersebut, sekitar 35 rumah dan satu TPA “ulul albab” hangus terbakar. Api baru dapat dipadamkan pada pukul 16.00 WIB atau sekitar lima jam setelah kejadian.

437 warga yang rumahnya dilalap oleh api, terpaksa mengungsi ke rumah saudara atau bertahan di camp yang didirikan oleh para relawan. Selain itu, dari pihak redaksi “Pikiran Rakyat” yang kebetulan memiliki bangunan di daerah tersebut, ikut berpartisipasi dengan menyediakan tempat untuk bertahan hidup sementara di bangunan miliknya. Tak jauh berbeda dengan nasib warga yang lain, para penghuni TPA “ulul albab” juga harus ikut mengungsi, namun ada juga sebagian yang masih bertahan di bangunan rapuh tersebut. Para penghuni TPA tidak mempunyai pilihan lain dan mereka terpaksa bertahan dengan kondisi tanpa listrik dan dengan air seadanya.

HMT-ITB sebagai salah satu himpunan mahasiswa yang mempunyai divisi inisiator Tri Darma Perguruan Tinggi yang ke-3, yaitu divisi sosial kemasyarakatan, berkesempatan mengunjungi lokasi kebakaran pada hari Rabu tanggal 15 Oktober 2014. Uang sebesar 800.000 rupiah dan beberapa pakaian layak pakai yang terkumpul merupakan bukti nyata rasa kepedulian anggota HMT-ITB kepada para korban. Bantuan ini disumbangkan ke posko bantuan di sekitar tempat kejadian dan diwakilkan oleh Anti Dwi Putri. Selain itu, untuk TPA “ulul albab”, HMT-ITB menyumbangkan dua helai tikar, empat lusin pensil, tiga lusin pulpen, empat lusin rautan, 40 buah penghapus, dan sandal jepit sebanyak dua lusin. Tentu kita berharap dengan adanya bantuan seperti ini, semangat belajar dari anak-anak TPA tidak akan pernah padam meski diterpa cobaan yang cukup berat.

Harapan besar dari adanya tindakan kecil ini adalah seluruh anggota HMT-ITB akan tetap peduli dan menjaga kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya karena sebagai insan akademis kita dipersiapkan untuk menciptakan kemakmuran bagi masyarakat luas.

# TETAP PEDULI, TETAP BERBAGI

HMT, HMT, HMT!!!


Recent Posts

Leave a Comment

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search