Tingkat Stress Pelajar di ITB

Home / Divisi Kajian / Tingkat Stress Pelajar di ITB

Tingkat Stress Pelajar di ITB

Dinamika dunia pendidikan menujukkan mahasiswa tidak terlepas dari stres. Lingkungan pendidikan khususnya perguruan tinggi, merupakan lingkungan yang dapat menimbulkan stress bagi mahasiswa. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh Divisi Olahraga bahwa tingkat stress yang dialami oleh mahasiswa tambang ITB tingkat 1 cukup berat dikarenakan mahasiswa masih harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar, baik di kampus maupun tempat tinggal, karena tidak banyak mahasiswa yang berasal dari daerah yang berbeda-beda serta sekolah yang berbeda pula. Selain itu tuntutan nilai dari mata kuliah yang dirasakan oleh sebagian mahasiswa tambang cukup berat. Selain itu persaingan akan indeks prestasi untuk menentukan jurusan yang diinginkan dan banyaknya praktikum juga menyebabkan tingkat stress di tingkat 1 ini cukup berat.

Selain itu bila dibandingkan dengan tingkat 2 dimana sudah dimulai orientasi jurusan, menurut sebagian mahasiswa tambang ITB justru tidak terlalu tinggi. Hal ini disebabkan karena mata kuliah yang dijalani tidak terlalu banyak praktikum dan para mahasiswa sudah mulai beradaptasi pada lingkungan kampus maupun tempat tinggal. Selain itu dengan adanya orientasi jurusan ini justru menjadi momen untuk penghilang kejenuhan selama berkuliah walaupun tentu akan memotong waktu istirahat mahasiswa tersebut.

Pada tingkat 3 umumnya mahasiswa jurusan pertambangan ITB merasakan tingkat stress yang cukup besar karena bayak mata kuliah yang menyita waktu (contohnya dengan adanya praktikum dan tugas-tugas besar). Selain itu pada tingkat 3 ini banyak mahasiswa yang sudah mulai jenuh dengan kegiatan perkuliahan dikarenakan banyak kegiatan lain di luar perkuliahan seperti unit dan himpunan jurusan yang menuntut waktu dan perhatian yang cukup tinggi.

Pada tingkat 4 umumnya mahasiswa khususnya pertambangan ITB sudah mulai fokus pada Tugas Akhir dan kredit yang diambil tidak terlalu banyak sehingga tingkat stress yang dialami tidak terlalu tinggi dibandingkan pada tingkat-tingkat sebelumnya.

Berdasarkan hasi kajian yang dilakukan oleh divisi olahraga HMT-ITB tingkat stress yang dialami oleh mahasiswa dapat diminimalisasi dengan melakukan kegiatan yang berhubungan dengan hobi mahasiswa tersebut seperti melakukan kegiatan olahraga dan bermusik, selain dapat menghilangkan stress juga dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan merilekskan pikiran. Hal lain seperti jalan-jalan dan liburan juga penting untuk mengurangi tingkat stress yang dialami. Selain itu untuk mengurangi stress dalam segi akademik, dapat dibentuk kegiatan belajar yang efektif, selain dapat menyelesaikan permasalahan akademik dapat juga meningkatkan kegiatan sosial dari mahasiswa tersebut.

Recent Posts

Leave a Comment

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search