September 9, 2019

DIVESTASI SAHAM FREEPORT INDONESIA

Pada hari Kamis 12 Juli 2018, Head of Agreement (HoA) mengenai divestasi 51% saham Freeport Indonesia telah ditandatangani oleh Direktur Utama PT. INALUM, Budi Gunadi Sadikin, CEO Freeport McMoRan Richard Adkerson, dan perwakilan dari Rio Tinto Dengan adanya HoA maka telah dicapai kesepakatan proses divestasi saham PTFI antara Inalum dengan Freeport McMoRan. Kepemilikan saham milik Indonesia meningkat yang awalnaya 9,36% menjaadi 51% dengan nilai transaksi divestasi saham tersebut sebesar US$ 3,85 miliar.

Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Inalum meminta waktu dua bulan untuk penyelesaian divestasi 51% saham Freeport Indonesia dengan komitmen pinjaman dari 11 bank baik bank nasional maupun bank asing. Kesepakatan yang terjadi juga dapat memperkuat kemitraan yang telah terjalin antara pemerintah Indonesia dan Freeport McMoRan selaku pemegang saham Freeport Indonesia. Di masa mendatang dengan kepastian investasi dan operasi hingga tahun 2041, pihaknya memperkirakan manfaat langsung kepada pemerintah pusat dan daerah, serta dividen kepada Inalum dapat melebihi US$ 60 miliar.

Hal yang harus dilakukan Indonesia setelah memiliki 51% saham PTFI:

  1. melakukan optimalisasi pertambangan, sehingga memberikan  nilai tambah bagi negara dan perusahaan
    1. sinergi optimasi semua proses pertambangan
    1. meningkatkan eksplorasi untuk menambah cadangan mineral. Hal ini untuk menjaga tingkat produksi mineral tembaga‎.
    1. menjaga budaya kinerja dan meningkatkan profesionalitas, agar tingkat produksi mineral tembaga yang diproduksi dari tambang.

Namun, PT Freeport Indonesia akan tetap menguasai kegiatan operasi pengelolaan tambang di Papua, meski pihak nasional telah menguasai saham mayoritas 51 persen. Pemerintah telah menyerahkan kegiatan operasi tambang tembaga di Papua digarap oleh Freeport Indonesia. Pada tanggal 27 September 2018, PT Inalum (Persero) sebagai holding BUMN tambang menandatangani Sales & Purchase Agreement (SPA) antara PT Inalum, PT Freeport-McMoRan Inc dan PT Rio Tinto Indonesia. Dengan ditandatanganinya SPA ini maka Inalum resmi memiliki 51 persen saham Freeport Indonesia. Penandatanganan SPA ini merupakan tindak lanjut dari Head of Agreement (HoA) yang sudah ditandatangani pada 12 Juli 2018. Penandatanganan dilakukan di Ruang Sarulla Gedung Setjen Kementerian ESDM pada pukul 16.00 WIB. Inalum akan menguasai 41,64 persen PT Freeport Indonesia. Dari 51 persen saham Freeport yang dimiliki pihak nasional, 80 persen dimiliki Inalum sedangkan 20 persen sisa dimiliki oleh Pemerintah Daerah Papua.

https://investasi.kontan.co.id/news/efek-divestasi-saham-freeport-bagi-emiten-anggota-holding-pertambangan-terbatas

https://industri.kontan.co.id/news/inalum-belum-resmi-memiliki-51-saham-freeport-indonesia

https://nasional.kontan.co.id/news/jokowi-alhamdulillah-inalum-sudah-genggam-51-saham-freeport

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3645887/inalum-mesti-optimalkan-tambang-usai-genggam-51-persen-saham-freeport-indonesia

https://www.merdeka.com/uang/sore-ini-inalum-resmi-miliki-51-persen-saham-freeport-indonesia.html

SHARE:
Divisi Keprofesian 0 Replies to “DIVESTASI SAHAM FREEPORT INDONESIA”