September 9, 2019

Good Mining Practice Sebagai Wujud Peran Pertambangan Untuk Menerapkan Program SDGs

Oleh: Syiaudi Maghfira (12115042)

Kegiatan pertambangan harus direncanakan dan dilaksanakan sedemikian rupa sehingga dapat memberikan kontribusi positif untuk manusia dan lingkungan. Pengertian sustainable development atau Pembangunan berkelanjutan (Our Common Future, WECD 1987) ialah pembangunan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan dimasa yang akan datang. Sementara itu, Good Mining Practice atau biasa dikenal sebagai praktik pertambangan yang baik menurut UU Pertambangan memuat kidah-kaidah sebagai berikut (1) keselamatan dan kesehatn kerja; (2) keselamaataan operasi pertambangaan; (3) pengelolaan dan pemantaauaan lingkungan pertambangan; (4) konservasi sumberdaya mineral dan batubara; (5) pengelolaan sisa tambang. Namun, beberapa ahli memperluas kaidah good mining practice menjadi tujuh bagian yakni manajemen K3 dan lingkungan, penataan terhadap baku mutu lingkungan, bukaan lahan minimum melalui progressive reclamation, rencana pascatambang yang komprehensif, community development yang efektif, operasi dan pengolahan yang efisien, serta perolehan tambang dan pengolahan yang optimum melalui metode yang tepat.

Sustainable Development Goals (SDGs) membawa 5 prinsip-prinsip mendasar yang menyeimbangkan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan, yaitu 1) People (manusia), 2) Planet (bumi), 3) Prosperity (kemakmuran), 4) Peace (perdaiaman), dan 5) Partnership (kerjasama). Kelima prinsip dasar ini dikenal dengan istilah 5 P dan menaungi 17 Tujuan dan 169 Sasaran yang tidak dapat dipisahkan, saling terhubung, dan terintegrasi guna mencapai kehidupan manusia yang lebih baik. Perkembangan SDGs di Indonesia sudah melaju dari tahap wacana menuju persiapan pelaksanaan. Selain di tingkat nasional sedang disiapkan Peraturan Presiden yang dapat menjadi kerangka hukum pelaksanaan SDGs di Indonesia, inisiatif juga perlu datang dari berbagai pihak seperti pemerintah daerah, media, industri, masyarakat sipil dan lainnya untuk mendukung partisipasi Indonesia dalam penerapan SDGs demi kemakmuran rakyat.

Dari penjelasan mengenai good mining practice yang harus dijalankan oleh setiap industri pertambangan, serta tujuan dari program SDGs ini, maka beberapa kaidah dari good mining practice jika dijalankan dengan baik dan benar akan menjadikan industri pertambangan turut mengambil bagian dalam hal inisiatif menjalankan program SDGs. Beberapa tujuan dari program SDGs yang dapat dijalankan jika perusahaan tambang menjalankan good mining practice ialah (1) dibidang kesehatan (SDGs poin 3), jika penerapan K3 ditambang telat dijalankan dengan baik, maka setidaknya semua karyawan serta keluarga karyawan di perusahaan tambang dapat terjamin kesehatannya; (2) dibidang kemiskinan, kesehatan dan pendidikan (SDGs poin 1,2 dan 4) terlaksana jika kewajiban perusahaan untuk membentuk community development yang bertugas mengembangkan masyarakat disekitar area pertambangan juga berjalan dengan baik; (3) poin SDGs no 8 tentang ekonomi juga akan berkembang dengan munculnya perusahaan tambang, karena akan tercipta lapangan kerja, munculnya toko-toko untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karyawan serta berbagai usaha lain yang berperan sebagai support usaha pertambangan. Masih banyak lagi aspek-aspek tujuan SDGs yang mungkin akan tercapai jika good mining practice dilakukan oleh seluruh industri pertambangan yang ada di Indonesia. Sehingga diperlukan komitmen dari berbagai pihak agar industri pertambangan dapat menjalankan dua hal penting sekaligus yakni good mining practice dan SDGs 2030.

Sumber:

https://sustainabledevelopment.un.org/?menu=1300

https://www.sdg2030indonesia.org/ancomponent/media/uploadbook/Briefing_paper_No_1_SDGS_-2016- Meila_Sekar.pdf

SHARE:
Divisi Kajian 0 Replies to “Good Mining Practice Sebagai Wujud Peran Pertambangan Untuk Menerapkan Program SDGs”