OSD

Orkes mahasiswa teknik pertambangan Institut Teknologi Bandung yang beriramakan musik semi dangdut dengan ciri khas lawakan maupun “sepetan” di setiap jeda lagunya. Dengan gabungan irama dari mandolin, gitar, bass, kecrek, tam-tam, ukulele, serta dipadukan suara khas dari para vokalis menciptakan alunan musik yang dapat membuat orang yang mendengar dapat bergoyang dan berdendang.

Pada tahun 1978, merupakan cikal bakal dari Orkes Semi Dangdut (OSD HMT-ITB) yang dikenal sekarang dengan dimotori oleh Herryal Zoelkarnain (TU 73) dan selang satu tahun kemudian merupakan awal terbentuknya personel OSD pertama. Diawali dengan tujuan sebagai alat bantu perjuangan moral menentang rencana pemerintah membungkam kebebasan mahasiswa lewat kebijakan NKK (Normalisasi Kehidupan Kampus) di akhir tahun 70-an. Dengan lagu & ucapan kocak, OSD mengeritik pemerintah secara santun dan kocak sehingga tentara yang menonton justru senang menonton penampilan OSD. Pada masa sekarang, selain berisi kritikan, lagu OSD juga menceritakan tentang problematika asmara dan kehidupan menjadi mahasiswa

Alat Musik

  • Bass
  • Tam- Tam
  • Gitar
  • Mandolin
  • Ukulele
  • Kecrek

Lagu

“Berjumpa Lagi” “Erika” “25 Karat” “Sepuntung Rokok” “Malam Minggu” “Jadi Direktur” “Amalan” “bOSDangdut” “Waktu Masih SMA” “Lihatlah Kawan” “Darah Biru” “Boulevard” “Hello” “Kopi Darat” “Annisa” “DO” “Sendiri Lagi” “Stand By Me”

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial